Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada

776 views
Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada. Lebaran telah berlalu namun hati masih dalam suasana yang Fitrih. Tepatnya pada hari ini telah memasuki hari ke empat setelah Hari Raya Idul Firih 1434 Hijriyah atau H+4. Bagi anda yang telah bersiap untuk balik ke kota, mungkin peta jalur mudik masih dapat membantu anda. Telah dipublikasikan oleh blog ini pada posting yang lalu.

Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada

Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada

 

Arus mudik atau balik masih dimonopoli oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor. Dari kampung halaman bertolak ke kota untuk kembali menjalankan aktifitas sepeti biasa. Pada saat ini libur cuti bersama terbilang agak panjang, namun bagi anda yang memiliki tugas lebih baik dari kantor atau perusaah tak ada salahnya mulai mempersiapkan hal-hal untuk kembali.
Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada
Tetap jaga kesehatan anda saat kembali ke kota, namun dalam perjalanan jangan lupa berdoa agar kita senantiasa dilindungi oleh Allah SWT. Amien.
Transportasi darat yang digunakan untuk mudik bermacam-macam mulai dari sepeda moto, mobil, bus, bahkan kereta telah mulai beroperasi untuk mengantar calon penumpang kembali ke kota. Tansportasi laut pun juga begitu, yang akan mengantarkan para penumpangnya bertolak menuju pelabuhan.
Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada
akan tetapi Pada saat mudik maupun balik yang harus diperhatikan oleh pengguna jalan yakni kemacetan dan daerah rawan kecelakaan. Kebanyakan angka kecelakaan terjadi karena kesalahan pengendara. Entah ngantuk ataupun badan kurang sehat.
Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada
Untuk anda yang akan berbalik ke kota, saran kami agar anda tetap mempersiapkan diri dan bekal saat dijalan. Jadilah pelopor keselamatan dan tetap patuhi semua rambu lalu lintas. Sekian dahulu tips kali ini. Jika ada Arus Mudik Lebaran maka arus Balik juga Ada

Tags: #arus balik #lebaran #mudik lebaran

Categories: IndonesiaKulturReligiTags: ∞ ∞