Tak Patut Dilakukan, 2 PNS Bobol Bank Rp. 3,4 Milyar

1141 views

Tak Patut Dilakukan, 2 PNS Bobol Bank Rp. 3,4 Milyar. Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemko Malang, Jawa Timur terancam dipecat karena telah membobol Bank Saudara. Pelaku seorang perempuan bernama Fransisca Daris (38) dan Winarti Utami (37). Tak tanggung-tanggung, uang senilai Rp. 3,4M telah raib dibawa pelaku yang berstatus sebagai PNS Pemkot malang. Sebagai seorang abdi negara, hal tersebut tak seharusnya ia lakukan.

Tak Patut Dilakukan, 2 PNS Bobol Bank Rp. 3,4 Milyar

Tak Patut Dilakukan, 2 PNS Bobol Bank Rp. 3,4 Milyar

"Selama proses hukum berlangsung, keduanya hanya menerima gaji sebesar 50-70 persen dari gaji pokok dan mereka juga dicopot dari jabatannya, sehingga tunjangan jabatan yang seharusnya diterima Sisca setiap bulan pun juga dihentikan (dicabut)," tegas Sekkota Malang, Cipto Wiyono, Jumat (20/2/2015).

Fransisca Daris ditangkap penyidik Subdit Perbankan Ditreskrimsus Polda Jatim. Sisca dituduh sebagai otak pembobolan Bank Saudara Batu yang nilainya mencapai Rp3,5 miliar. Sisca yang tercatat sebagai kepala seksi di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang, diduga membobol bank menggunakan modus kredit fiktif. Sedangkan Winarti berperan untuk meyakinkan pihak bank saat pengajuan kredit.

Setelah ditelusuri, ternyata aksi ini telah terjadi sejak 22 Februari 2013 silam atau sekitar 2 tahunan. Kronologinya yaitu berawal dari Bank Saudara Batu memberikan kredit kepegawaian untuk PNS di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 22 debitur mendapatkan kredit dengan plafon keseluruhan Rp3,495 miliar.

Karena kredit itu macet, akhirnya pada tanggal 26 Juli 2014, Bank Saudara melakukan pengecekan terhadap 22 debitur penerima kredit. Akhirnya diketahui bahwa dari semua yang pinjam tersebut adalah PNS di lingkungan Kecamatan Kedungkandang. Dan setelah dicek lebih jauh lagi ke 22 debitur itu bukan PNS di Kecamatan Kedungkandang.

Hingga akhirnya pada 7 Agustus 2014, pihak bank melakukan verifikasi ke BKD, dan dipastikan bahwa SK PNS dari 22 debitur yang dijaminkan itu palsu. Menurut wakil walikota malang, apabila PNS melakukan pelanggaran aturan biasanya akan diberikan penurunan pangkat, tetapi bila kasusnya menyangkut kasus hukum pidana, sesuai ketentuan keduanya bisa dipecat.

"Kasus yang menimpa dua PNS tersebut telah mencoreng citra Pemkot Malang, sebagai pelayan masyarakat, seharusnya PNS bisa memberikan contoh yang baik, bukan malah melakukan tindakan yang melanggar hukum," kata politisi PKB tersebut.

Jika telah melanggar tindakan hukum dan statusnya dalam abdi negara, mau tidak mau kemungkinan akan dicopot dari jabatan tersebut. Modus yang dilakukan oleh kedua PNS ini adalah penipuan, penggelapan dan pemalsuan data. Sungguh mengerikan bila dipikir lebih dalam. Begitulah posting mengenai Tak Patut Dilakukan, 2 PNS Bobol Bank Rp. 3,4 Milyar

Tags: #bank #bank bersaudara #malang #pns bobol bank #pns malang bobol bank

Categories: IndonesiaTags: ∞ ∞