Uang Nyasar Rp 5 Milliar, Suparman Habiskan Rp 2,2 Milliar

4906 views

Uang Nyasar Rp 5 Milliar, Suparman Habiskan Rp 2,2 Milliar. Sejumlah uang Rp. 5 Milliar tersasar ke rekening Suparman (51) warga Nabang, Landak Kalimantan Barat. Awalnya pihak Bank sendiri tidak mengetahui asal-muasal uang sebanyak itu. Hebatnya, uang bernilai 5 Milliar tersebut dihabiskan oleh pria tua ini sebesar Rp. 2,2 Milliar. Digunakan untuk apasajakah oleh Suparman ?

Uang Nyasar Rp 5 Milliar, Suparman Habiskan Rp 2,2 Milliar

Uang Nyasar Rp 5 Milliar, Suparman Habiskan Rp 2,2 Milliar

"Sampai sekarang saya belum tahu dari mana asal-muasal uang yang masuk itu. Jadi kalau ada kasus pencucian uang, bisa-bisa saya kena juga. Itu yang saya tidak mau, makanya saya minta penjelasan yang jelas dari pihak BNI," ujarnya, Senin (9/11/2015).

Suparman mengaku sempat membuat laporan ke Polda Kalbar mengenai tindakan BNI tersebut. Polda baru mengirim surat pemberitahuan hasil penyelidikan tertanggal 29 Oktober 2015 yang menyatakan bahwa penyelidikan terhadap laporannya dihentikan pada tanggal 24 April 2015.

Ini dia Kronologi penggunaan uang yang Rp. 2,2 Milliar oleh Suparman :

Suparman menuturkan, kejadian bermula saat dia menerima SMS banking pada tanggal 2 Februari 2015 malam bahwa ada uang masuk ke rekeningnya sebesar Rp 5.104.439.450. Kemudian  pada tanggal 4 Februari 2015, dirinya lalu melakukan penarikan melalui ATM sebesar Rp 10 juta dan mentransfer uang sebesar Rp 100 juta kepada rekannya.

Pada tanggal 5 Februari 2015, dia kembali melakukan transaksi lagi dengan mentransfer sebesar Rp 100 juta kepada temannya. Dihari yang sama, ia melakukan tarik tunai sebesar Rp 10 juta melalui ATM dan Rp 500 juta di BNI Ngabang.

Masih pada tanggal yang sama, dirinya juga mentransfer sebanyak tiga kali kepada temannya sebesar Rp 1,5 miliar. Total transaksi yang dilakukannya pada 4 dan 5 Februari itu sebesar Rp 2,2 miliar.

Suparman hendak mengecek saldo pada sore hari sekitar pukul 17.54 WIB di tanggal yang sama, saldo yang seharusnya masih tersisa lebih dari Rp 2,8 miliar sudah tidak ada.

Keesokan harinya, tepatnya tanggal 6 Februari 2015, pihak pimpinan BNI Pontianak dan Ngabang memintanya untuk mengembalikan uang sebesar Rp 500 juta.

Melalui keterangan tertulis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyatakan kejadian salah transfer kepada nasabah di Pontianak telah diselesaikan. Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi menyatakan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah maupun BNI.

Lumayan juga uang sebesar Rp. 2,2Milliar digunakan secara cuma-cuma. Suparman ketiban rejeki diawal tahun 2015. Jika seandainya anda yang menjadi suparman, akan anda gunakan untuk apa saja uang sebanyak tersebut? Begitulah posting mengenai Uang Nyasar Rp 5 Milliar, Suparman Habiskan Rp 2,2 Milliar

Tags: #bni #suparman #uang nyasar #uang nyasar 5 milliar #uang nyasar bni

Categories: IndonesiaTags: ∞ ∞